Skip to main content

Cara Memisahkan Isi Sel Menjadi Beberapa Kolom di Excel

Anda mungkin pernah membuka file CSV (comma-separated values atau character-separated values) di Excel, yang datanya tidak ditaruh per kolom, tetapi semuanya dijejalkan pada satu sel atau kolom. Dengan tampilan data seperti itu, tentu saja sulit untuk membacanya apalagi menggunakannya. Untungnya, Microsoft Excel memiliki tool Text To Columns untuk menangani masalah ini.



Text To Columns membagi isi kolom atau sel menjadi beberapa kolom berdasarkan tanda pemisahnya. Delimiter atau tanda pemisah tersebut bisa berupa koma, spasi, tab, huruf, tanda baca atau karakter lainnya.
Fitur ini juga bisa kita gunakan untuk membagi teks pada sebuah sel, misalnya nama lengkap yang dipisahkan dengan spasi dan membaginya menjadi kolom nama pertama dan nama kedua.

Berikut tip dan cara membuatnya.

 Tip dan Hal Penting:

Hal-hal penting yang perlu diketahui dan dipersiapkan sebelum data dipisah menjadi beberapa kolom:
  • Gunakan tanda pemisah yang sama untuk seluruh data.
    Seperti contoh berikut, setiap sel pada kolom A berisi nama kota dan ongkos kirim dengan pemisah berupa koma semuanya.

  • Taruh data dalam tanda petik dua (“ ”) bila ada lebih dari satu kata dan memiliki tanda pemisah yang sama di dalamnya.

    Contoh: sel dengan data Garut, Kab. Garut, 24000 ingin dipisah menjadi dua kolom, yaitu nama kota (Garut, Kab. Garut) dan ongkos kirim (24000). Tetapi oleh Excel, data tersebut akan dipisahkan menjadi tiga kolom karena ada tanda koma pada nama kota. Agar tanda koma tersebut tidak dianggap sebagai tanda pemisah oleh Excel, maka taruh nama kota dalam tanda petik dua seperti ini: Garut, Kab. Garut, 24000.

 Cara Membagi Isi Sel dengan Text To Columns


Tutorial ini menggunakan contoh data daftar nama kota dan ongkos kirim yang akan dibagi menjadi dua kolom dengan tanda pemisah koma (lihat gambar 2 di atas).

Catatan: cara berikut juga bisa digunakan untuk data dengan tanda pemisah berupa spasi, titik koma, garis miring atau karakter lainnya. Penjelasannya ada di langkah 5.

Langkah-langkah:
  1. Buka lembar kerja Excel atau file CSV yang akan dipisahkan datanya.
  2. Pilih atau blok kumpulan sel yang akan dipisahkan tersebut.
  3. Pada Data tab, Data Tools grup, klik Text to Columns untuk membuka kotak dialog Convert Text to Columns Wizard.
  4. Pada layar pertama (Step 1), klik Delimited, dan kemudian klik Next.
  5. Di layar berikutnya (Step 2) kita akan menentukan pembatas yang memisahkan isi sel. Pada contoh ini, isi sel dipisahkan dengan koma, untuk itu centang kotak Comma saja di bagian Delimiters dan kosongkan kotak yang lain.  
    Tips :
    • Pilih Tab bila data menggunakan tanda pemisah tab.
    • Pilih Semicolon bila data menggunakan tanda pemisah titik koma.
    • Pilih Space bila data menggunakan tanda pemisah spasi.
    • Untuk karakter lain, pilih Other dan isi kotak di sampingnya dengan tanda pemisah, misalnya / (garis miring), bila data menggunakan tanda pemisah tersebut.
  6. Jangan lupa centang juga kotak Treat consecutive delimiters as one. Hal ini berguna apabila data memiliki tanda pemisah dua atau lebih berturut-turut. Dengan mencentang kotak tersebut, maka oleh Excel akan dianggap satu saja, sehingga tidak akan dipisahkan menjadi sel kosong.
  7. Pilih Text qualifier tanda petik dua (“) untuk memberitahu Excel agar mengabaikan tanda pemisah yang muncul dalam tanda petik tersebut.

    Catatan: tanda petik pada data harus dibuat terlebih dahulu sebelum melakukan pemisahan. Bila data belum menggunakan tanda petik, klik Cancel untuk memperbaiki data dan ulangi mulai langkah 2.
  8. Hasil pemisahannya bisa dilihat di kotak Data preview. Bila hasil sesuai dengan yang diinginkan maka klik Next.
  9. Layar ketiga (Step 3) yang merupakan tahap terakhir adalah menentukan format atau tipe data. Excel akan otomatis menggunakan format General pada semua kolom. Kita bisa menggunakan format ini untuk tipe data teks, angka, dan tanggal.

    Hal penting
    : bila data berupa angka dan digit pertama data adalah nol (contoh: kode anggota 0233), maka harus menggunakan format yang lain, yaitu Text. Karena bila memilih General, maka Excel akan menghapus angka nol dari digit pertama data.


    Cara menentukan tipe data:
    1. Klik kolom di kotak Data preview.
    2. Kemudian di bagian Column data format klik Text.
    3. Ulangi langkah di atas (a dan b) untuk kolom yang lain.
  10. Jika ingin hasil pemisahan ditaruh di kolom yang lain, klik icon tanda panah merah di sebelah kanan kotak Destination (lihat gambar di atas) dan kemudian pilih sel yang berikutnya, misalnya C2 dan kemudian tekan ENTER untuk kembali ke layar Convert Text to Columns Wizard.

    Hal penting: jika kita tidak menentukan kolom yang baru, maka data yang sudah dipisah akan ditimpakan di kolom asal data dan kolom-kolom di sampingnya. Untuk itu, sebaiknya siapkan beberapa kolom kosong terlebih dahulu.
  11. Klik Finish. Sekarang data sudah terpisah menjadi dua kolom.


Sumber : http://www.computer1001.com/2013/06/cara-memisahkan-isi-sel-menjadi-beberapa-kolom-Excel.html

Comments

Popular posts from this blog

Barry Prima Biography - Secuil Kisah di Kancah Perfilman Indonesia

BARRY PRIMA BIOGRAFI Generasi 80-an pasti tak asing dengan aktor laga yang satu ini. Lahir di Bandung, 31 Oktober 1955 dengan nama Hubertus Knoch Anak ke-enam dari sepuluh bersaudara Ayahnya seorang dokter dari Belanda dan ibu Indonesia Awal karirnya di dunia film dimulai pada tahun 1978 dengan membintangi film produksi Rapi Film yang berjudul Primitif (1978) bersama Enny Haryono. Sebuah film yang menceritakan tentang tiga mahasiswa Etnologi dan Antropologi yang penuh ambisi untuk mengadakan penyelidikan ke daerah pedalaman. Yang kemudian mereka terjebak di belantara hutan rimba bersama sekelompok suku kanibal. Setelah film tersebut, namanya semakin di kenal. Hingga Sang Bos Rapi Film, Gope T. Samtani merubah namanya menjadi  "BARRY PRIMA" Gope T. Samtani Kemudian film kedua adalah Special Silencers (1979) bersama Eva Arnaz. Film ini dirilis perdana pada tahun 1979 di pasar internasional dan mendapat sambutan cukup memuaskan,  hingg...

Main Point Blank dengan Dual Monitor

Buat penggemar Point Blank Online pasti tahu kan kalau sejak update tanggal 4 Juni 2010  "ALT+TAB" dan beberapa shortcut buat minimize PB sudah tidak bisa dipergunakan lagi. Alasannya juga pasti sudah pada tahu kan kenapa GM PB mengambil kebijakan itu? Yah, betul sekali, gara-gara CHEATER. hehehehe... Buat beberapa player tentu saja kebijakan ini sedikit menyulitkan, terutama buat Operator Warnet (termasuk saya sendiri) karena untuk melihat Billing dengan sangat terpaksa harus exit game PB dulu. Bisa dibayangkan jika pada saat kita asyik main, trus ada user yang selesai dan ingin membayar billing, atau user yang selalu nanya "Mas, billing saya dah berapa?" (karena mereka juga gak mau lihat billing di clientnya, alasannya males harus exit game dulu). Belum lagi kalau tiba-tiba client kirim pesan via billing, atau warning dari billing karena sesuatu hal, otomatis PB langsung disconnect tanpa permisi. Akhirnya, saya gunakan monitor CRT lama yang gak kepakai buat du...

Memanfaatkan Wireless Modem dengan DHCP Relay

Disini saya hanya ingin berbagi mengenai Modem + Wireless agar IP yang diperoleh melalui Wireless dapat di manage dengan router Mikrotik. Modem yang saya gunakan adalah TP-Link TD-W8151N (1 Port) dan Mikrotik RB750. Hal yang saya lakukan adalah memanfaatkan feature DHCP Relay di Modem sebagai alur data untuk Wireless agar bisa dimanage. Berikut Topologinya :       Modem  = Bridge Mode : 10.10.10.1 Ether1    = Speedy : 10.10.30.1/24 ==> untuk klien Wifi Ether2    = LokaL : 10.10.10.2/24 ==> untuk klien UTP Berikut Langkah-Langkah yang saya Lakukan : Saya Mengeset modem dengan Mode Bridge karena saya akan melakukan dial-up di Router dengan metode PPPoE-Client.             Masuk ke Modem -- Setup Internet -- ISP pilih Bridge Mode -- Save   2. Selanjutnya masuk tab Setup LAN -- PilihDHCP Relay -- Isikan IP Relay Agent yang sudah ditentukan di Mikrotik --...